NAMA : NURUL HIKMAH
NIM : A1C112008
PRODI : PENDIDIKAN KIMIA REGULER 2012
PERTANYAAN :
NIM : A1C112008
PRODI : PENDIDIKAN KIMIA REGULER 2012
PERTANYAAN :
1. Jelaskan
kemungkinan terbentuknya ikatan rangkap tiga pada minyak yang memiliki asam
lemak tak jenuh!
Jawab:
Jawab:
Ikatan rangkap 3 pada lemak tak jenuh akan terjadi,
bila lemak tak jenuh mengalami reaksi halogenasi dan reaksi dehidrogenasi. Halogenasi
adalah pemasukan halogen ke dalam senyawa organik, baik secara penambahan
(adisi) maupun secara penggantian (substitusi). Halogenasi merupakan reaksi
yang terjadi antara ikatan karbon-karbon rangkap (C=C) pada senyawa-senyawa
alkena seperti etena dengan unsur-unsur halogen seperti klorin, bromin dan
iodin. Reaksi halogenasi adaalah reaksi yang terjadi pengikatan satu atau lebih
atom halogen (F, Cl. Br, I) pada senyawa organik.
Contoh
reaksi halogenasi:
Reaksi
benzena dengan Brom dan benzena dengan clor
Sedangkan
tahap kedua adalah Dehidrogenesis. Reaksi dehidrogenesis adalah reaksi balik atau
pelepasan hidrogen dari sebuah molekul. Dari kedua reaksi ini kita dapat
membentuk ikatan rangkap 2 pada lemak tak jenuh menjadi rangkap 3. propena direaksikan dengan
brom, membentuk 1,2-dibromo propana.
CH2=CH-CH3
+ Br2 → CH2Br-CHBr-CH3
Tahapan
tersebut,tentu pertama kalinya dengan mengubah ikatan rangkap dua menjadi
ikatan tunggal.Nah,selanjutnya setelah terbentuk ikatan tunggal,dapat dilakukan
reaksi selanjutnya yaitu pengubahan ikatan tunggal menjadi ikatan rangkap 3
dengan proses dehidrogenasi tentunya menggunakan basa kuat seperti KOH. Reaksinya yaitu:
H2C─CH2 + 2KOH → HC≡CH +
2KCl + 2H2O
│ │
Cl
Cl
Jadi, lemak tak jenuh berkemungkinan membentuk ikatan rangkap 3
bila lemak tak jenuh tadi mengalami reaksi Halogenasi dan kemudian mengalami
reaksi Dehidrogenasi.
2. Jelaskan
bagaimana proses pencucian/penyabunan menggunakan pelarut organik bebas air!
Jawaban:
Jawaban:
Penyabunan adalah proses hidrolisis lemak dengan alkali yang
mengakibatkan putusnya ikatan ester dan menghasilkan gliserol dan garam alkali asam
lemak. Asam lemak ini dapat berupa asam lemak jenuh seperti asam butirat, asam
palmitat, dan lain-lain, asam lemak tak jenuh seperti asam oleat, asam
linoleat, dan lain-lain, ataupun gabungan keduanya. Molekul-molekul sabun terdiri dari rantai
seperti hidrokarbon panjang dengan satu gugus yang sangat polar pada satu
ujungnya. Rantai karbon ini bersifat lipofilik dan ujungnya yang polar bersifat
hidrofilik.
Molekul
sabun terdiri atas dua bagian yaitu bagian yang bersifat hidrofilik dan yang
bersifat hidrofobik. Bagian hidrofilik adalah bagian yang menyukai air atau
bersifat polar. Adapun bagian hidrofobik adalah bagian yang tidak suka air atau
bersifat nonpolar. Kotoran yang bersifat polar
biasanya larut dalam air, sehingga kotoran jenis ini tidak perlu dibersihkan
dengan menggunakan sabun. Kotoran yang bersifat nonpolar, seperti minyak atau
lemak tidak akan hilang jika hanya dibersihkan menggunakan air. Saat sabun bercampur dengan air, rantai asam lemak ini akan
mengikat kotoran, terutama yang berminyak dan berlemak. Kemudian, ion yang
terdapat pada ujung rantai asam lemak tadi akan bertugas untuk membawa ikatan
asam lemak dan kotoran ini ke dalam air. Akhirnya, kotoran pun bisa
diangkat dan dibawa pergi bersama dengan air. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh
air biasa karena air tidak dapat bercampur dengan minyak, sehingga kotoran
tidak akan begitu saja terangkat oleh air.
Jika air sebagai
pelarut pada penyabunan ini digantikan dengan pelarut organik bebas air, maka
perlu ditinjau sifatnya yang mirip dengan air. Air merupakan pelarut universal
yang memiliki sifat polar lebih tepatnya pelarut protik polar, yaitu pelarut
polar yang menunjukkan atom hidrogen yang menyerang
atom elektronegatif dalam hal ini adalah
oksigen.
Pelarut
organik yang bisa menggantikan air ini adalah asam asetat glasial. Asam asetat
cair adalah pelarut protik hidrofilik (polar), mirip seperti air. Asam asetat
memiliki konstanta dielektrik yang sedang yaitu 6,2 sehingga ia bisa digunakan
sebagai pelarut.
3. Bagaimana
cara kerja indra pengecap sehingga dapat menimbulkan cita rasa manis contohnya
pada fruktosa?
Jawab:
Jawab:
Lidah adalah
kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan
makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah merupakan massa jaringan pengikat
dsan otot lurik yang diliputi oleh membran mukosa
Membran mukosa melekat erat pada otot karena jaringan penyambung lamina propia menembus ke dalam ruang-ruang antar berkas-berkas otot.
Pada bagian bawah lidah membran mukosanya halus. Lidah juga merupakan suatu rawan (cartilago) yang akarnya tertanam pada bagian posterior rongga mulut (cavum oris) dekat dengan katup epiglotis yang menuju ke laryng. Lidah merupakan bagian tubuh penting untuk indra pengecap yang terdapat kemoreseptor (bagian yang berfungsi untuk menangkap rangsangan kimia yang larut pada air) untuk merasakan respon rasa asin, asam, pahit dan rasa manis. Tiap rasa pada zat yang masuk ke dalam rongga mulut akan direspon oleh lidah di tempat yang berbeda-beda.
Membran mukosa melekat erat pada otot karena jaringan penyambung lamina propia menembus ke dalam ruang-ruang antar berkas-berkas otot.
Pada bagian bawah lidah membran mukosanya halus. Lidah juga merupakan suatu rawan (cartilago) yang akarnya tertanam pada bagian posterior rongga mulut (cavum oris) dekat dengan katup epiglotis yang menuju ke laryng. Lidah merupakan bagian tubuh penting untuk indra pengecap yang terdapat kemoreseptor (bagian yang berfungsi untuk menangkap rangsangan kimia yang larut pada air) untuk merasakan respon rasa asin, asam, pahit dan rasa manis. Tiap rasa pada zat yang masuk ke dalam rongga mulut akan direspon oleh lidah di tempat yang berbeda-beda.
Ada lebih dari
10.000 tunas pengecap pada lidah manusia, sel-sel ini tumbuh seminggu setelah
itu digantikan oleh sel-sel yang baru. Sel-sel reseptor (tunas pengecap)
terdapat pada tonjolan-tonjolan kecil pada permukaan lidah (papila). Sel-sel
inilah yang bisa membedakan rasa manis asam, pahit dan asin. Sebagian besar,
lidah tersusun atas otot rangka yang terlekat pada tulang hyoideus, tulang rahang bawah
dan processus styloideus
di tulang pelipis. Terdapat
dua jenis otot pada
lidah yaitu otot ekstrinsik dan intrinsik. Lidah memiliki permukaan yang kasar
karena adanya tonjolan yang disebut papila.
Fruktosa,
dinamakan juga levulosa atau gula buah, adalah gula paling manis. Fruktosa mempunyai
rumus kimia yang sama dengan glukosa, C6H1206,
namun strukturnya berbeda. Susunan atom dalam fruktosa merangsang jonjot
kecapan pada lidah sehingga menimbulkan rasa manis. Gula ini terutama terdapat
dalam madu bersama glukosa, dalam buah, nektan bunga, dan juga di dalam sayur.
Sepertiga dan gula madu terdini atas fruktosa. Fruktosa dapat diolah dan pati
dan digunakan secara komersial sebagai pemanis. Minuman ringan banyak
menggunakan sirup jagung-tinggi-fruktosa sebagai bahan pemanis. Di dalam tubuh,
fruktosa merupakan hasil pencernaan sakarosa.
4. Jelaskan
hubungan hormone oksitosin dengan signal gelombang α dan θ yang dikeluarkan
otak!
Jawab:
Jawab:
Hormon persalinan yang paling terkenal
adalah oksitosin, sang hormon cinta, yang disekresikan selama aktivitas
seksual, orgasme pria dan wanita, kelahiran, dan menyusui. Oksitosin
menimbulkan perasaan cinta. Seperti yang dikatakan oleh Michael Odent, “Apapun
bentuk cinta itu, oksitosin pasti terlibat mempengaruhinya.” Oksitosin
diproduksi di hipotalamus, jauh di dalam otak kita, dan disimpan di hipofisis
posterior, sang kelenjar utama, dan akan disekresikan secara pulsatil.
Oksitosin merupakan hormon penting dalam reproduksi dan memediasi refleks
ejeks, yaitu: refleks ejakulasi sperma saat orgasme (dan refleks
masuknya sperma ke dalam rahim saat wanita mengalami orgasme), refleks
ejeksi janin saat lahir ( Odent mengistilahkan ini sebagai kontraksi kuat
pada akhir kontraksi yang melahirkan bayi dengan cepat dan mudah), dan saat
postpartum, yaitu refleks pelepasan plasenta dari rahim dan
keluarnya air susu ibu, atau let-down reflex dalam menyusui.
Oksitosin disekresi dalam jumlah besar saat
hamil, berfungsi untuk meningkatkan penyerapan nutrisi, mengurangi stres, dan
menghemat energi dengan membuat ibu hamil lebih mudah mengantuk.
Oksitosin juga menyebabkan rahim berkontraksi berirama. Kadar hormon
oksitosin mencapai puncaknya saat persalinan dengan adanya stimulasi dari
reseptor vagina akibat adanya peregangan saat bayi melewati vagina. Setelah
plasenta dilahirkan, kadar hormon ini menurun secara bertahap.
Bayi juga mengalami peningkatan produksi
oksitosin selama proses persalinan. Jadi, dalam menit pertama setelah
persalinan, ibu dan bayi bermandikan hormon cinta. Produksi
oksitosin kemudian dilanjutkan produksinya melalui kontak kulit ke kulit
dan kontak mata dengan mata, serta saat bayi pertama kali menyusu. Oksitosin
akan mencegah terjadinya perdarahan pasca melahirkan dengan dengan memastikan
kontraksi rahim yang baik..
Saat
proses menyusui, oksitosin memediasi let-down reflex dan dilepaskan secara
bergelombang. Selama masa menyusui, oksitosin terus bertindak untuk menjaga ibu
tetap santai dan bergizi baik. Profesor Kerstin Uvnas Moberg, seorang pakar
oksitosin dan peneliti menyebutnya sebagai “… sistem anti-stres yang
sangat efisien, yang mencegah banyak penyakit di kemudian hari.” Dalam
studinya, para ibu yang menyusui selama lebih dari tujuh minggu itu lebih
tenang, ketika mereka bayi yang berusia enam bulan, dibandingkan ibu yang tidak
menyusui bayinya.
ALPHA
Alpha adalah
gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau
mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk.
Anda menghasilkan gelombang alpha setiap akan tidur, tepatnya masa peralihan
antara sadar dan tidak sadar. Dan saat otak pada frekuensi Alpha maka otak akan
mudah mengingat dan memasukkan memori terbaiknya.
Fenomena alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hypnosis untuk mulai memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha. Frekwensi alpha 8 -12 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar, pengingat semua memori otak kita. Anda bisa mengingat mimpi Anda, karena Anda memiliki gelombang alpha. Kabur atau jelas sebuah mimpi yang bisa Anda ingat, tergantung kualitas dan kuantitas gelombang alpha yang dikeluarkan oleh otak Anda pada saat Anda bermimpi.
Fenomena alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hypnosis untuk mulai memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha. Frekwensi alpha 8 -12 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar, pengingat semua memori otak kita. Anda bisa mengingat mimpi Anda, karena Anda memiliki gelombang alpha. Kabur atau jelas sebuah mimpi yang bisa Anda ingat, tergantung kualitas dan kuantitas gelombang alpha yang dikeluarkan oleh otak Anda pada saat Anda bermimpi.
THETA
Theta adalah gelombang otak yang terjadi pada saat
seseorang mengalami tidur ringan, atau sangat mengantuk, bagi orang yang
mengalami stress maka otak akan kesulitan mengeluarkan gelombang Theta. Ketika
seseorang mampu mengeluarkan gelombang Theta secara baik, maka orang tersebut
akan terhindar dari masalah-masalah stress otak, kegelisahan, otak lebih
kreatif, imajinatif, mudah belajar. Tanda bahwa gelombang Theta dikeluarkan otak
adalah napas mulai melambat dan dalam. Selain orang yang sedang diambang tidur,
beberapa orang juga menghasilkan gelombang otak ini saat trance, hypnosis,
meditasi dalam, berdoa, menjalani ritual agama dengan khusyuk. Orang yang mampu
mengalirkan energi chi, prana atau tenaga dalam, juga menghasilkan gelombang
otak theta pada saat mereka latihan atau menyalurkan energinya kepada orang
lain.
Bayi dan balita rata-rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah mengapa otak anak-anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta. Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah menerima perkataan dari orang lain apa adanya. Gelombang otak ini juga menyebabkan daya imajinasi anak-anak luar biasa.
Bayi dan balita rata-rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah mengapa otak anak-anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta. Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah menerima perkataan dari orang lain apa adanya. Gelombang otak ini juga menyebabkan daya imajinasi anak-anak luar biasa.
Hormon
oksitosin juga sangat penting dalam persalinan serta untuk menghindari
pendarahan berlebih. Seperti yang dikatakan bahwa hormone oksitosin ini
disekresikan lebih banyak pada malam hari. Dimana ini merupakan waktu gelombang
alfha dan tetha. Oleh karena itu biasanya dokter akan membantu ibu yang hendak
melahirkan untuk rileks, mencoba memasuki gelombang alfha dan tetha sehingga
ibu merasa nyaman dan tidak cemas. Sehingga hormone oksitosin dapat diproduksi
dengan baik dan mempercepat proses kelahiran tanpa gangguan.
5. Jelaskan
bagaimana sifat basa dapat dihasilkan oleh gugus OH- pada sakarida!
Jawaban:
Jawaban:
Sifat basa yang
dihasilkan gugus OH pada sakrida berkaitan dengan konsep asam basa yang
dikemukan oleh bronsted-Lowry.Basa
menurut teori ini adalah senyawa yang menerima proton/akseptor proton. Salah
satu contoh disakarida adalah sukrosa yang terdiri dari glukosa dan
fruktosa.Dalam srukturnya glukosa memiliki sifat asam karena kemampuannya untuk
melepaskan proton (H+) pada C pertama. Sementara fruktosa pada
strukturnya memiliki sifat menarik proton (H+)
Berdasarkan
konsep asam dan basa dari bronsted-Lowry sebagaimana yang telah dijelaskan
sebelumnya bahwa basa itu sendiri adalah senyawa yang menerima proton/akseptor
proton (H+) atau dengan kata lain basa adalah senyawa yang dapat
menarik proton kearahnya.Fruktosa ternyata memliki gugus OH yang dapat menarik
H+,sehingga gugus OH ini memilki sifat sebagai basa.Namun tidak
semua gugus OH pada fruktosa bersifat basa.C1 pada fruktosa bersifat basa
karena dia mampu menarik H+ dari glukosa untuk kemudian membentuk H2O.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar